Dihantam Pecahan Batu Meteorit, Kandang Anjing Ini Harganya Jadi Ratusan Miliar

Kamis, 24 Februari 2022 - 13:32 WIB
loading...
Dihantam Pecahan Batu Meteorit, Kandang Anjing Ini Harganya Jadi Ratusan Miliar
Kandang anjing milik seorang warga di Cotswolds, Kota Aguas Zarcas, Kosta Rika, harganya naik seratus kali lipat setelah tertimpa potongan baru meteorit. Foto/inews.co.uk
A A A
AGUAS ZARCAS - Mungkin ini yang dinamakan musibah membawa berkah. Kandang anjing milik seorang warga di Cotswolds, Kota Aguas Zarcas, Kosta Rika , harganya naik seratus kali lipat setelah tertimpa potongan batu meteorit .

Kandang anjing itu laku terjual 32.000 poundsterling atau sekitar Rp621,8 Miliar. Bahkan pecahan batu meteorit yang menimpa rumah anjing itu juga laku terjual 9.300 poundsterling atau Rp180,7 miliar.

Kandang anjing dari kayu dan timah ini ditabrak meteorit di kota Aguas Zarcas, Kosta Rika pada April 2019 saat hujan meteor. Batu meteroit menembus atap kandang anjing dengan huruf R besar dan membuatnya berlubang dengan diamter 7 inci.

Baca juga; Dikira Emas, Warga Australia Ternyata Menyimpan Batu Meteorit Langka

Untung, Roky, anjing gembala Jerman (shepherd), tidak terluka dan selamat. “Roky hanya mengalami ketakutan,” kata juru lelang Christie dikutip SINDOnews dari laman inews.co.uk, Kamis (24/2/2022).
Dihantam Pecahan Batu Meteorit, Kandang Anjing Ini Harganya Jadi Ratusan Miliar


Batuan luar angkasa ditemukan oleh keluarga Wilcock, setelah penduduk setempat melaporkan melihat "bola api terang" berkobar di langit dan menghantam tanah. Dr Mark Sephton, seorang ahli astrobiologi di London's Imperial College, mengatakan, batu meteorit itu termasuk jenis yang langka.

"Molekul organik dalam [sampel Winchcombe] lebih tua dari Bumi. Molekul serupa akan menghujani Bumi awal sebelum kehidupan muncul," katanya.

Baca juga; Jatuh di Sahara, Meteorit Ini Umurnya 4,6 Miliar Tahun, Lebih Tua dari Bumi

Pecahan batu meteorit ini termasuk barang yang paling dicari dalam pelelangan. Sebagai contoh pecahan batu yang diberi nama "sepotong bulan" yang ditemukan dari Gurun Sahara, dijual seharga £140.000.

Ahli astrofisika Neil DeGrasse Tyson mengatakan, mungkin ada lebih banyak meteorit Bulan dan meteorit Mars yang tersebar di Bumi daripada yang ada dalam koleksi para ilmuwan. "Ada orang yang mengabdikan seluruh hidupnya untuk menemukan batu meteorit di alam liar, dan sering dijual ke pedagang atau di lelang,” ujarnya kepada Reuters.
(wib)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3556 seconds (11.210#12.26)