Tank T-84 Oplot yang Langka Muncul di Ukraina, Dipersenjatai Meriam 125 MM dan 46 Peluru

Senin, 08 Agustus 2022 - 06:32 WIB
loading...
Tank T-84 Oplot yang Langka Muncul di Ukraina, Dipersenjatai Meriam 125 MM dan 46 Peluru
Tank yang sangat langka, T-84 Oplot-M produksi Ukraina, muncul di medan perang Rusia Ukraina. Foto/Bulagarian Military
A A A
KIEV - Tank yang sangat langka, T-84 Oplot-M produksi Ukraina , muncul di medan perang Rusia Ukraina. Tank Oplot dipersenjatai dengan meriam KBA-3 smoothbore 125 mm dengan 46 butir peluru.

Tank T-84 Oplot-M adalah versi modern dan berbasis dari desain T-80 Soviet. Tank tempur utama ini adalah konsep baru dari Pabrik Lapis Baja Kharkiv yang diperkenalkan pada tahun 2008. Kemudian, dalam waktu tiga bulan, tank T-84 Oplot-M pertama diproduksi.

Hebatnya, menurut The Military Balance 2019, Ukraina hanya memiliki enam unit tank T-84 Oplot-M yang diproduksi. Yang lebih luar biasa, Thailand memiliki 64 unit T-84 Oplot-M.

Baca juga; Jagoan Perang Kota, Tank Terminator Rusia Mondar-Mandir di Perbatasan Ukraina

Ada satu lagi, dan itu dalam inventaris Angkatan Darat AS, untuk analisis teknologi dan penggunaan dalam pelatihan. Saat ini hanya ada 71 unit T-84 Oplot-M di dunia, enam di antaranya berada di Ukraina dan satu di antaranya terekam dalam video pertempuran dalam perang melawan Rusia.

Diketahui bahwa proyek ini dimulai melalui swadana mandiri. Pada 2011, Ukraina dan Thailand menandatangani kontrak untuk produksi 64 unit. 2013 menandai masuknya resmi ke produksi serial T-84 Oplot-M.

Setelah memasuki produksi serial, Ukraina mengadopsi nama pendek tank menjadi BM Oplot. Ini adalah versi paling canggih dari tank T-84 dan modernisasi terakhir dari tank T-84. BM Oplot dipersenjatai dengan meriam KBA-3 smoothbore 125mm dengan 46 butir peluru.

Baca juga; Tank Ini Dirancang Rusia untuk Perang Nuklir, Mampu Menahan Ledakan Bom Atom

Senjata ini adalah desain Soviet. Tergantung pada amunisi, jangkauan operasionalnya adalah dari 3.000 hingga 5.000 meter. Jangkauan 5.000 meter dicapai dengan menembakkan peluru kendali anti-tank [ATGM].

Tank ini juga memiliki persenjataan sekunder, yaitu senapan mesin KT-7,62 7,62 mm dengan kecepatan tembakan 700-800 peluru per menit. Amunisi untuk itu adalah 1250 peluru, namun Ukraina mengganti persenjataan ini dengan senapan mesin antipesawat KT-12,7 mm 12,7 mm, yang dikendalikan dari jarak jauh oleh komandan tank.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1163 seconds (10.177#12.26)