Berusia 45.500 Tahun, Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Sulawesi

Kamis, 14 Januari 2021 - 10:29 WIB
loading...
Berusia 45.500 Tahun, Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Sulawesi
Lukisan purban babi kutil Sulawesi di Gua Leang Balangajia, Sulawesi. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Arkeolog menemukan lukisan gua yang diketahui sebagai lukisan gua tertua di dunia. Lukisan gua tersebut ditemukan di area perbukitan batu kapur Maros, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Tidak hanya satu, dalam gua tersebut peneliti menemukan tiga gambar babi kutil Sulawesi (sus Celebensis) yang merupakan hewan pandemi pulau tersebut. Diketahui, binatang yang jadi objek lukisan itu memiliki kaki pendek dengan kutil di wajah dan beratnya bisa mencapai 85 kilogram. (Baca: Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon)

Seorang profesor arkeologi di Pusat Penelitian Evolusi Manusia Australia Griffith University, Adam Brumm mengatakan, penemuan ini memberikan lebih banyak bukti bahwa Indonesia kuno adalah tempat untuk seni kuno lkisan gua. "Tradisi seni gua pertama mungkin tidak muncul di zaman es Eropa seperti yang diperkirakan," kata Brumm kepada Live Science melalui email.

Pada Desember 2017, Brumm dan rekan-rekannya menemukan setidaknya tiga gambar babi kutil di Gua Leang Tedongnge , Sulawesi, sebuah pulau di Indonesia yang sedikit lebih besar dari Florida. Gua ini berada di lembah kecil yang sekarang dihuni oleh para petani Bugis. (Baca juga: Peneliti Tercengang, Ternyata Ular Bisa Memanjat dengan Cara Tak Lazim)

"Meski dekat dengan kota besar Makassar, menurut masyarakat yang tinggal di lembah ini, belum pernah ada orang Barat yang menginjakkan kaki di tempat itu sebelumnya," kata Brumm yang bekerja dengan tim internasional dari Australia dan Indonesia pada studi tersebut, dipublikasikan secara online Rabu (13 Januari) di jurnal Science Advances.

Dari sedikit lukisan babi di gua batu kapur, yang paling terpelihara adalah yang tertua. Ini menunjukkan seekor babi besar - berukuran sekitar 136 sentimeter kali 54 sentimeter). Babi berbulu, ekor kecil menghadapi dua atau tiga babi lainnya. (Baca juga: Terkubur 20.000 Tahun, Bangkai Badak Berbulu Ditemukan di Siberia)

Di gua terdekat, yang disebut Leang Balangajia 1, tim melihat lukisan babi yang lebih besar di langit-langit gua berukuran sekitar 187 x 110 cm. Setidaknya ada dua lukisan hewan lain, tetapi kondisinya sudah tidak terlalu jelas.

Babi kutil Sulawesi merupakan hewan unik di pulau itu. "Mereka berevolusi di sana dalam waktu ratusan ribu tahun yang lalu," kata Brumm.

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa manusia memburu dan bahkan memelihara babi-babi ini. "Jadi, tampak jelas bahwa manusia purba berinteraksi erat dengan babi ini," kata Brumm. (Baca juga: Ditahan Fulham, Tottenham Urung Dekati Liverpool)

Selain menjadi lukisan gua tertua , babi Leang Tedongnge adalah "karya seni representasional paling awal yang diketahui di dunia. Para peneliti meyakini, lukisan ini bukti paling awal dari manusia modern di Sulawesi.

Sebelumnya, seni lukisan gua tertua yang menggambarkan binatang, babi kutil Sulawesi ditemukan di gua lain di pulau itu, berusia setidaknya 43.900 tahun. Penemuan itu juga sudah dipublikasikan dalam jurnal Nature, yang juga ditemukan oleh Brumm dan rekan kerja, termasuk Maxime Aubert, seorang arkeolog dan ahli geokimia di Griffith University. (Baca juga: IHSG Diprediksi Reli, Sikat 7 Saham Ini)

Sementara itu, gambar tertua yang diketahui (dari jenis apa pun) yang dibuat oleh manusia adalah hashtag berusia 73.000 tahun yang dilukis di atas serpihan batu dari Afrika Selatan.
(ysw)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1801 seconds (11.210#12.26)