Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon

Selasa, 01 Desember 2020 - 10:29 WIB
loading...
Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon
Puluhan ribu lukisan zaman es di tebing menggambarkan manusia dan hewan dari 12.500 tahun lalu.
KOLOMBIA - Ini mungkin salah satu koleksi seni prasejarah terbesar di dunia. Ditemukan di dalam hutan hujan Amazon. Para arkeolog telah menemukan puluhan ribu lukisan hewan dan manusia yang dibuat hingga 12.500 tahun lalu di permukaan tebing yang membentang hampir 12 km di Kolombia. BACA JUGA: Berusia 65 Juta Tahun, Fosil Hidup Ikan Asprete Hanya Tersisa 12 Ekor

Penanggalan mereka sebagian didasarkan pada penggambaran hewan zaman es yang sekarang sudah punah. Ada mastodon, kerabat prasejarah gajah yang tidak berkeliaran di Amerika Selatan selama setidaknya 12.000 tahun. Ada juga gambar palaeolama, unta yang sudah punah, serta sloth raksasa dan kuda zaman es. Hewan-hewan ini semuanya dilihat dan dilukis oleh beberapa manusia pertama yang mencapai Amazon. Gambar mereka memberi gambaran sekilas tentang peradaban kuno yang hilang. Sehingga bisa dipelajari generasi selanjutnya.

Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon

Lukisan tersebut ditemukan tahun lalu. Tetapi masih dirahasiakan hingga sekarang karena difilmkan untuk serial utama Channel 4 yang akan diputar pada Desember. Judulnya, Jungle Mystery: Lost Kingdoms of the Amazon.

Situs ini berada di Serranía de la Lindosa, di dalam taman nasional Chiribiquete, dimana seni cadas lainnya telah ditemukan. "Situs baru ini sangat baru, mereka bahkan belum memberinya nama," ujar presenter film dokumenter tersebut, Ella Al-Shamahi, yang seorang arkeolog dan penjelajah. Ella mengaku gembira dan takjub melihat gambar yang dibuat ribuan tahun yang lalu.



Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon

Lukisan-lukisan tersebut difilmkan untuk serial Channel 4 utama, Jungle Mystery: Lost Kingdoms of the Amazon.

Penemuan itu dilakukan oleh tim Inggris-Kolombia, yang didanai oleh Dewan Riset Eropa. Pemimpinnya adalah José Iriarte, profesor arkeologi di Universitas Exeter dan pakar terkemuka di Amazon. “Saat Anda berada di sana, emosi Anda mengalir. Karena ada puluhan ribu lukisan. Perlu waktu beberapa generasi untuk merekamnya semua. Setiap belokan ada dinding lukisan baru.

BACA JUGA: Sampai di Mars, Manusia Bisa Bernafas dengan Alat Ini

Arkeolog Temukan Puluhan Ribu Lukisan Zaman Es Berusia 12.500 Tahun di Amazon

“Kami melihat hewan yang sudah punah. Gambar-gambarnya sangat alami dan dibuat dengan sangat baik. Kuda zaman es memiliki wajah yang liar dan berat. Begitu detailnya, kita bahkan bisa melihat rambut kudanya. Sangat menarik,” ujarnya.Gambar-gambar tersebut termasuk ikan, penyu, kadal dan burung, serta orang-orang yang menari dan berpegangan tangan, di antara pemandangan lainnya. Satu sosok memakai topeng menyerupai burung dengan paruh.

Situs ini sangat terpencil, setelah dua jam berkendara dari San José del Guaviare, tim arkeolog dan pembuat film berjalan kaki selama sekitar empat jam.
“Caiman ada di mana-mana, dan kami harus menghindari ular,” kata Al-Shamahi. ”Ada banyak ular paling mematikan di Amerika dengan tingkat kematian 80%,” tambahnya.
(dan)
preload video
KOMENTAR ANDA