Libatkan Akademisi untuk Mencapai Herd Immunity

Selasa, 14 September 2021 - 09:46 WIB
loading...
Libatkan Akademisi untuk Mencapai Herd Immunity
Demi mencapai Herd Immunity program vaksinasi libatkan kampus. FOTO Ilustrasi/ IST
NEW YORK - Saat dunia termasuk Indonesia diserang pandemi Covid-19 upaya mencapai kekebalan populasi dengan cara vaksin dinilai lebih aman dan efektif. Oleh karenanya program vaksinasi dengan melibatkan semua pihak termasuk lembaga pendidikan seperti kampus sangatlah tepat.

Herd immunity adalah kekebalan kelompok atau dikenal juga sebagai kekebalan populasi. Herd immunity merupakan sebuah konsep yang digunakan untuk imunisasi yang yang tujuannya menjadikan suatu populasi dapat terlindung dari virus tertentu. BACA JUGA - Varian Delta Plus Kebal Vaksin, Ahli Tegaskan Pakai Masker Harga Mati

Melibatkan 71 relawan mahasiswa, 54 relawan dosen dan 93 tenaga kesehatan, Universitas Budi Luhur menjadi sentra vaksinasi COVID-19 untuk mencapai herd immunity.

Jumlah keseluruhan peserta vaksinasi 54.382 orang untuk dosis satu 28.153 orang dan peserta dosis dua 26.229.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, MM, M.Sc mengatakan, pihaknya berkomitmen besar mewujudkan pelayanan tertib dan nyaman dalam menjalankan kegiatan vaksin.



"Secara pribadi dan mewakili sivitas akademika Universitas Budi Luhur, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah Pemprov DKI atas dilibatkannya Universitas Budi Luhur untuk berperan aktif dalam pemberian vaksin kepada masyarakat dalam rangka menuju herd immunity. Alhamdulillah dari target 45.000 vaksin, telah dilakukan vaksinasi sebanyak 54.382 vaksin di Sentra Vaksinasi UBL, jauh di atas target," ujar Dr. Wendi.
Libatkan Akademisi untuk Mencapai Herd Immunity

Ketua Yayasan Pendidikan Cakti Budi Luhur, Kasih Hanggoro, MBA mengatakan, antusias masyarakat sangat besar dalam mengikuti vaksinasi. Ia menegaskan, Universitas Budi Luhur siap membantu bangsa dan negara dalam menangani pandemi COVID-19.

"Selama 3 bulan yang dijalankan ada kekurangan, pasti kita syukuri semua dan semoga nanti kita diberikan kepercayaan tinggi dari pemerintah DKI dan banyak yang kita bisa kerjakan bersama-sama selama 3 bulan ini. Kita berjalan dengan baik bahwa melakukan vaksinasi sebuah panggilan tentu kami siap membantu untuk bangsa dan negara Indonesia. Semoga kita bisa lepas COVID-19 ini," jelas Kasih, MBA.

Sementara itu, Plt. Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes, dr. Prima Yosephine, MKM mengucapkan terima kasih kepada Universitas Budi Luhur yang telah membantu dan memfasilitasi program vaksinasi di wilayah Jakarta Selatan.

"Kami dari Kementerian Kesehatan mengucapkan terima kasih tentu dukungan ini. Vaksin hanya satu strategi dalam pengendalian COVID-19 masih kita hadapi bahwa kita ketahui kurva pendemi COVID-19 sudah dikendalikan sekarang sudah turun. Ini yang perlu kita jaga bersama agar kurva COVID-19 bisa kita kendalikan dan turun," ujar dr. Prima.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA