Dipercaya untuk Imbangi Mata Uang Zaman Nabi, Ilmuwan Temukan Koin Romawi

Kamis, 28 Juli 2022 - 20:49 WIB
loading...
Dipercaya untuk Imbangi Mata Uang Zaman Nabi, Ilmuwan Temukan Koin Romawi
Arkeolog temukan koin Romawi kuno di Israel. FOTO/ Xinhua
A A A
JERUSALEM - Para arkeolog Israel pada hari Selasa memamerkan koin langka dan terpelihara dengan baik dari era Romawi hampir 1.900 tahun yang lalu dan koin ini dipercaya untuk menyeimbangkan mata uang yang digunakan pada zaman nabi.

Seperti dilansir dari Xinhua Kamis (28/7/2022), Uang itu ditemukan di perairan ilegal Israel. Ada ukiran Kaisar Romawi, Antoninus Pius dan Hall of the Moon pada koin.

BACA JUGA - Deretan Koin Kuno di Dunia dengan Harga Fantastis

Kaisar memerintah antara 138 dan 161 Amno Domini atau dikenal sebagai Tahun Tuhan pada waktu itu.

Ini adalah koin yang diyakini berusia 1.850 tahun. Koin itu dicetak di Alexandria, Mesir dan ditemukan di lepas pantai Carmel, Israel utara.

Pertama kali umat Islam menggunakan dirham pada tahun 642 M atau satu dasawarsa setelah Rasulullah SAW wafat. Khalifah Umar bin Khattab memutuskan untuk menggantikan drachm dengan dirham.

Sedangkan koin dirham pertama kali dicetak umat Islam dicetak pada tahun 651 M pada era kepemimpinan Utsman bin Affan. Dirham pertama itu mencantumkan tulisan bismilah.

Selain itu, koin dinar-dirham yang dicetak umat Islam pada masa keemasan mencantumkan nama penguasa atau amir atau khalifah.

Dinar dan dirham lazimnya berbentuk bundar. Selain itu, tulisan yang tercetak pada dua sisi koin emas dan perak itu memiliki tata letak yang melingkar.

Pada satu sisi mata koin tercantum kalimat ‘tahlil’ dan ‘tahmid’, yaitu:”La ilaha ill’Allah’ dan ‘Alhamdulillah’. Sedangkan di sisi mata koin sebelahnya tertera nama penguasa (amir) dan tanggal pencetakkan.

Pasar di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji Kota Depok bertransaksi menggunakan uang dirham dan bertukar barang karena bertujuan untuk mencegah riba.

Mata uang dinar dan dirham pun menjadi mata uang resmi dinasti maupun kerajaan Islam yang tersebar di berbagai penjuru.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3538 seconds (11.252#12.26)