SpaceX Luncurkan Satelit Internet Starlink Ke-3.000 dengan Roket Falcon 9

Rabu, 10 Agustus 2022 - 14:32 WIB
loading...
SpaceX Luncurkan Satelit Internet Starlink Ke-3.000 dengan Roket Falcon 9
SpaceX meluncurkan 52 satelit internet Starlink dengan roket Falcon 9 dari NASAs Kennedy Space Center di Florida, Selasa 9 Agustus 2022 pukul 10:14 malam waktu setempat. Foto/Spaceflight Now
A A A
FLORIDA - SpaceX meluncurkan 52 satelit internet Starlink dengan roket Falcon 9 dari NASA's Kennedy Space Center di Florida, Selasa 9 Agustus 2022 pukul 10:14 malam waktu setempat. SpaceX telah meluncurkan 3.009 satelit Starlink ke orbit, termasuk prototipe dan desain pesawat ruang angkasa.

Tim peluncuran SpaceX mengkonfirmasi penyebaran satelit ke orbit sesuai target. Roket itu menargetkan ketinggian orbit antara 232 hingga 335 kilometer. Satelit-satelit tersebut akan menyebarkan susunan tenaga surya mereka dan menggunakan mesin ion untuk mendaki ke ketinggian 540 kilometer.

Manuver peningkatan orbit biasanya memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung pada bidang orbit yang ditargetkan untuk setiap pesawat ruang angkasa. Peluncuran ini, yang disebut Starlink 4-26, adalah misi Falcon 9 SpaceX ke-35 tahun ini dan peluncuran roket Falcon 9 ke-169 secara keseluruhan.

Baca juga; SpaceX Ciptakan Internet Satelit Starlink Berkecepatan Tinggi

Menurut penghitungan Jonathan McDowell, seorang astrofisikawan dan pelacak ahli aktivitas luar angkasa, ada 2.662 satelit Starlink yang berfungsi di orbit. Jaringan ini memiliki 2.268 satelit yang beroperasi menyediakan layanan broadband konsumen dan sisanya sedang bermanuver ke posisi orbit akhir.

SpaceX lebih dari setengah jalan melalui pembangunan jaringan Starlink generasi pertama, yang direncanakan berjumlah sekitar 4.400 satelit aktif yang tersebar di lima kulit orbital. Satelit Starlink menggunakan tautan antar-satelit laser untuk memfasilitasi transfer data di orbit, tanpa perlu menyampaikan sinyal melalui stasiun bumi.
SpaceX Luncurkan Satelit Internet Starlink Ke-3.000 dengan Roket Falcon 9


Dikutip SINDOnews dari laman spaceflightnow, Rabu (10/8/2022), tautan silang laser juga dapat mengurangi latensi di jaringan Starlink karena sinyal perlu menempuh jarak yang lebih pendek. Sejauh ini, layanan Starlink berfokus pada pelanggan tetap, seperti rumah, bisnis, dan sekolah.

Baca juga; SpaceX Dapat Kontrak dari NASA untuk Jelajahi Jupiter

SpaceX menawarkan internet Starlink untuk pelanggan di kapal, kapal pesiar, rig minyak, dan pengguna lain di pasar maritim. Beberapa maskapai telah menguji atau setuju untuk menggunakan konektivitas Starlink di pesawat untuk menyediakan WiFi dalam penerbangan bagi penumpang.
(wib)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1460 seconds (11.97#12.26)