Langka, Begini Penampakan Bayi Hiu Hantu di Selandia Baru

Selasa, 15 Februari 2022 - 15:46 WIB
loading...
Langka, Begini Penampakan Bayi Hiu Hantu di Selandia Baru
Bayi Hiu Hantu yang termasuk spesies langka ditemukan di perairan lepas pantai timur Pulau Selatan, Selandia Baru. Foto/Stuff
A A A
AUCKLAND - Bayi Hiu Hantu yang termasuk spesies langka ditemukan di perairan lepas pantai timur Pulau Selatan, Selandia Baru . Hiu Hantu termasuk spesies yang agak tidak jelas dan sering digambarkan sebagai "ikan bermata mati, bersirip sayap" yang mengapung di dasar laut dalam.

Hiu Hantu dikenal sebagai chimaeras, spesies ikan yang berkerabat dengan hiu dan pari. Hiu Hantu bertulang rawan dan jarang terlihat karena banyak hidup di dasar laut dalam. Ilmuwan Niwa baru-baru ini menemukan bayi Hiu Hantu saat mengamati dekat Chatham Rise, di lepas pantai timur Pulau Selatan.

“Menemukan Hiu Hantu ini akan membantu kita lebih memahami biologi dan ekologi kelompok misterius ikan air dalam ini,” kata Ilmuwan Perikanan Niwa Dr Brit Finucci dikutip dari laman stuff, Selasa (15/2/2022).

Baca juga; Hiu Greenland, Raksasa Laut Beracun yang Bisa Hidup Sampai 500 Tahun
Langka, Begini Penampakan Bayi Hiu Hantu di Selandia Baru


Finucci mengatakan tes lebih lanjut dan analisis genetik perlu dilakukan untuk menentukan spesies yang tepat. Sebab, spesies chimaera atau Hiu Hantu remaja dan dewasa memiliki kebutuhan makanan dan habitat yang berbeda.

Embrio Hiu Hantu berkembang dalam kapsul telur yang diletakkan di dasar laut dan mereka memakan kuning telur sampai siap menetas. Hiu hantu yang baru menetas ini dikumpulkan pada kedalaman sekitar 1.200 meter di Chatham Rise.

“Bisa dibilang hiu hantu ini baru menetas karena perutnya penuh kuning telur. Ini cukup mencengangkan. Sebagian besar hiu hantu air dalam dikenal sebagai spesimen dewasa; neonatus jarang dilaporkan sehingga kami hanya tahu sedikit tentang mereka,” kata Finucci.

Baca juga; 10 Penemuan Dinosaurus Luar Biasa Selama Tahun 2021, Nomor 7 Bergigi Seperti Hiu
(wib)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1178 seconds (10.177#12.26)