China Tuding Lab Militer Fort Detrick AS Jadi Biang Virus Corona

Minggu, 21 Februari 2021 - 02:32 WIB
loading...
China Tuding Lab Militer Fort Detrick AS Jadi Biang Virus Corona
File foto laboratorium penelitian di Institut Penelitian Penyakit Menular Angkatan Darat AS di Fort Detrick. Foto/CNN
BEIJING - WHO menyelidiki China sehubungan merebaknya pandemik virus Corona baru di seluruh dunia. Usai diobrak-abrik penyidik badan kesehatan PBB itu, pejabat China menuding balik bahwa laboratorium militer AS adalah penyebab pandemik. Baca juga: Tak Tergantung Negara Lain, Pemerintah Diminta Percepat Produksi Vaksin Corona

Adalah Zeng, pejabat CDC China, mengajukan hipotesis seperti itu. Bukan tentang laboratorium Wuhan, tetapi Fort Detrick, laboratorium penelitian biomedis Angkatan Darat AS di Maryland. Sayangnya tidak ada bukti yang mendukung teori ini.

"AS memiliki laboratorium biologi di seluruh dunia," katanya kepada situs web berbasis di Shanghai, dikutip CNN.

Hal itu diutarakannya dalam sebuah wawancara yang menghubungkan Fort Detrick dan Institut Penelitian Penyakit Menular Medis Angkatan Darat AS (USAMRIID) yang berbasis di sana. Khususnya penelitian yang dilakukan oleh Unit 731 yang terkenal dari Tentara Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II.



"Mengapa AS memiliki begitu banyak laboratorium? Apa tujuan semua ini?" Kata Zeng. "Dalam banyak hal, AS menuntut pihak lain untuk terbuka dan transparan. Pada akhirnya, AS sendiri seringkali menjadi yang paling buram."

Gagasan bahwa virus Corona mungkin muncul dari laboratorium, bahwa pandemi yang menghentikan dunia mungkin disebabkan oleh manusia, tidak diisolasi ke China. Banyak politisi dan konspirasi AS telah mendorong gagasan bahwa laboratorium China mungkin bertanggung jawab. Sementara yang lain mengemukakan alternatif yang dianggap sebagai pencipta senjata biologis, termasuk AS sendiri.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Pew pada April 2020 menemukan bahwa sekitar 30% orang Amerika percaya virus itu dibuat di laboratorium. Bahkan sebagian besar mengklaim virus itu dibuat dengan sengaja.



Anggota Pemerintahan Presiden AS Donald Trump, termasuk Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, berusaha untuk menghubungkan Institut Virologi Wuhan dengan virus Corona, menyiratkan bahwa COVID mungkin telah melarikan diri -atau bahkan telah dibebaskan - dari laboratorium.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR ANDA