Varian Baru Covid-19 Bisa Menginfeksi Kurang dari 1 Menit, Epidemiolog Bagikan Tips Mencegahnya

Selasa, 13 Juli 2021 - 08:05 WIB
loading...
Varian Baru Covid-19 Bisa Menginfeksi Kurang dari 1 Menit, Epidemiolog Bagikan Tips Mencegahnya
Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di depot pengisian oksigen, Jalan Minangkabau Nomor 1, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Foto: Sindonews/Yulianto
JAKARTA - Munculnya varian baru Covid-19 membuat kondisi pandemi di dunia semakin memburuk. Hal ini disebabkan karena varian baru Covid-19 memiliki kemampuan yang jauh lebih baik dalam menularkan penyakit.

Menurut Epidemiolog Griffith University Australia, dr. Dicky Budiman, pada varian baru Covid-19 seperti Delta Kappa, dan Lambda, sangat cepat dan efektif sekali dalam menularkan melalui udara. Berdasarkan data di Australia, ketiga varian tersebut mampu menginfeksi seseorang kurang dari satu menit.

BACA JUGA: XL Axiata Gandeng Xendit, Bayar-Bayar di Aplikasi myXL Jauh Lebih Mudah

Padahal varian sebelumnya membutuhkan waktu sekira 15 menit saat melakukan kontak erat agar seseorang bisa tertular Covid-19. Oleh sebab itu, dr. Dicky pun membagikan sejumlah tips yang bisa dilakukan masyarakat agar tidak mudah terinfeksi varian baru tersebut.

"Respon yang bisa dilakukan sebenarnya sama saja yakni 3T, 5M, pembatasan, vaksinasi. Hanya saja harus dilakukan secara lebih kuat. Karena ini penularannya melalui udara bisa berupa aerosol ataupun droplet. Karena semakin kuat virusnya, kita pun harus semakin kuat,” kata dr. Dicky saat dihubungi MNC Portal, Senin (12/7).

Lebih lanjut, kondisi suatu tempat juga berpengaruh terhadap risiko penularan varian baru tersebut. Salah satu hal yang terpenting adalah sirkulasi udara. Menurut dr. Dicky, dengan memiliki ruangan bersirkulasi udara baik, maka penularan dari varian baru Covid-19 ini bisa dicegah.



BACA JUGA: Card Binding, Fitur Simpan Kartu Bank di Aplikasi Dana, Apa Gunanya?

“Sirkulasi juga sangat penting, jadi tidak hanya ventilasi. Sirkulasi yang buruk adalah ketika jendela dibuka, tapi anginnya sepoi-sepoi, atau kurang anginnya. Jadi selain jendelannya dibuka, ya harus dibantu juga dengan kipas angin agar sirkulasinya menjadi lebih lancar,” tuntasnya.
(dan)
preload video
KOMENTAR ANDA