Ponsel Android kini Dapat Membantu Peningkatan Prakiraan Cuaca

Rabu, 04 Mei 2022 - 08:30 WIB
loading...
Ponsel Android kini Dapat Membantu Peningkatan Prakiraan Cuaca
Pengguna Android kini dapat membantu meningkatkan informasi prakiraan cuaca dengan menggunakan aplikasi khusus. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Badan Antariksa Eropa telah meluncurkan proyek baru yang memungkinkan pengguna ponsel Android menyumbangkan data lokasi untuk membantu meningkatkan penelitian prakiraan cuaca satelit menggunakan aplikasi. Hal itu dilakukan mengingat saat ini potensi sensor yang ada di ponsel Android bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan lain. Misalnya saja untuk analis medis seperti yang dihadirkan oleh Google Fit.

Kini Badan Antariksa Eropa mencoba melakukan hal yang sama dengan kepentingan berbeda yakni meningkatkan prakiraan cuaca satelit global. Kebutuhan itu mereka tuangkan dalam sebuah aplikasi bernama Camaliot.

Aplikasi itu nantinya akan mengumpulkan data yang bersumber dari ponsel untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca. Setelah aplikasi diinstal pada Android, aplilkasi akan mengumpulkan data GNSS (Global Navigation Satellite System), yang pada dasarnya adalah informasi radio yang mengkodekan data lokasi dan waktu dari satelit.

Baca juga : Bikin Nangis, Mobil Sport Rp1,6 Miliar Nyemplung ke Laut karena Rem Tangan

Ponsel Android kini Dapat Membantu Peningkatan Prakiraan Cuaca


Diketahui ponsel cerdas yang ada saat ini telah dilengkapi dengan penerima GNSS. Umumnya GNSS merupakan informasi lokasi yang umumnya dikenal sebagai navigasi GPS.

Dalam kasus Camaliot, data yang dikumpulkan oleh aplikasi mencakup kekuatan sinyal dan jarak satelit yang diamati, serta detail fase pembawa. Setelah data yang disebutkan di atas dikumpulkan dan diunggah ke server, algoritme pembelajaran mesin yang memprediksi kondisi atmosfer menggunakannya sebagai kumpulan data pelatihan.

Baca juga : Hyundai Palisade Jadi Idola Baru Mobil Sewaan Buat Lebaran Tahun Ini

Data GNSS yang diunggah melalui ponsel akan membantu mempelajari variasi kandungan uap atmosfer, yang diketahui memengaruhi keadaan ionosfer dan troposfer bumi. Para ilmuwan berharap bahwa mengukur informasi terkait uap air dan memasukkannya ke dalam model numerik dapat membantu meningkatkan akurasi prakiraan cuaca satelit.

Aplikasi Camaliot dijamin oleh Badan Antariksa Eropa, ytidak mengumpulkan informasi pengenal pribadi seperti nama pengguna atau alamat email. Selain itu, aplikasi ini juga menawarkan opsi untuk mengunduh semua data lokasi yang dikumpulkan oleh aplikasi dalam format RINEX3, dan akan segera tersedia di portal online khusus juga.

Bagi mereka yang ingin tahu tentang mengubah ponsel mereka menjadi alat pemantauan cuaca, ada juga papan peringkat untuk menilai kontribusi mereka dan hadiah tas seperti ponsel Android, Voucher Amazon bernilai hingga 200 Euro, dan merchandise European Space Agency (ESA).
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1409 seconds (11.252#12.26)