Fenomena Langka, Penampakan Ubur-Ubur Hantu Raksasa di Teluk California

Rabu, 01 Desember 2021 - 10:00 WIB
loading...
Fenomena Langka, Penampakan Ubur-Ubur Hantu Raksasa di Teluk California
Penampakan Ubur-ubur Hantu Raksasa saat ekspedisi penyelaman ROV MBARI di Teluk California atau Laut Cortez, Meksiko. Foto/Ist/mbari.org
MEKSIKO - Ubur-ubur Hantu Raksasa termasuk penghuni dasar lautan yang jarang terlihat atau menampakan diri. Meskipun diyakini banyak tersebar di lautan dalam seluruh dunia, dalam 110 tahun terakhir tercatat hanya 118 dilaporkan ada penampakan Ubur-ubur Hantu Raksasa.

Terbaru dilaporkan Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI) penampakan Ubur-ubur Hantu Raksasa saat ekspedisi penyelaman di Teluk California atau Laut Cortez, Meksiko. ROV (Remotely Operated Vehicle/kendaraan yang dikendalikan jarak jauh) Tiburon MBARI merekam penampakan Ubur-ubur Hantu Raksasa (Stygiomedusa gigantea).

Lonceng (kepala) penghuni laut dalam ini memiliki lebar lebih dari satu meter (3,3 kaki) dan mengikuti empat lengan mulut (atau mulut) seperti pita yang dapat tumbuh hingga lebih dari 10 meter (33 kaki). “ROV MBARI telah mencatat ribuan penyelaman, namun kami hanya melihat spesies spektakuler ini sembilan kali,” kata Doc Ricketts dari MBARI dikutip SINDOnews dari laman mbari.org, Rabu (1/12/2021).

Spesimen pertama dari Ubur-ubur Hantu Raksasa dikumpulkan pada tahun 1899, tetapi baru 60 tahun kemudian para ilmuwan mengenalinya sebagai spesies baru. Bahkan sekarang, para ilmuwan masih belum mengetahui banyak tentang hewan ini. (Baca juga; Dampak Pemanasan Global, Ribuan Ubur-Ubur Mati )



Pengamatan MBARI terhadap Ubur-ubur Hantu Raksasa telah membantu memperjelas peran ekologisnya di kedalaman laut. Selama ekspedisi ke Teluk California, ROV Tiburon MBARI merekam seekor ikan—brotula pelagis (Thalassobathia pelagica)—bersama Ubur-ubur Hantu Raksasa.

Para peneliti menyaksikan brotula melayang-layang di atas lonceng inangnya dan berenang masuk dan keluar dari lengan mulut Ubur-ubur Hantu Raksasa yang banyak jumlahnya. Perairan terbuka lebar di zona tengah malam menawarkan sedikit perlindungan, sehingga banyak makhluk mencari perlindungan pada hewan ubur-ubur berlimpah di lingkungan sekitarnya.
Fenomena Langka, Penampakan Ubur-Ubur Hantu Raksasa di Teluk California

Para ilmuwan biasanya mengandalkan jaring pukat untuk mempelajari hewan laut dalam. Jaring ini bisa efektif menangkap hewan tangguh seperti ikan, krustasea, dan cumi-cumi, untuk diteliti. (Baca juga; 5 Monster Laut yang Masih Eksis, Hati-Hati Ada yang Suka Memangsa Manusia )

Namun, untuk ubur-ubur berbeda karena bentuknya berubah menjadi cairan agar-agar setelah tertangkap jaring. Penggunaan kamera pada ROV MBARI memungkinkan peneliti MBARI untuk mempelajari hewan-hewan ini secara utuh di lingkungan alami mereka.

Video definisi tinggi—dan sekarang 4K—dari ubur-ubur hantu raksasa menangkap detail menakjubkan tentang penampilan dan perilaku hewan yang tidak akan dapat dilihat oleh para ilmuwan dengan cara menangkap spesimen dengan jaring. Apalagi Ubur-Ubur Hantu Raksasa hidup di kedalaman laut sekitar 6.665 meter (21.900 kaki).
(wib)
KOMENTAR ANDA