Belum 100% Pulih, Covid-19 di China Terkendali Pasca Setahun Wuhan Lockdown

Minggu, 24 Januari 2021 - 16:05 WIB
loading...
Belum 100% Pulih, Covid-19 di China Terkendali Pasca Setahun Wuhan Lockdown
Tenaga medis menggunakan APD membantu warga berpindah ke lokasi karantina buntut dari infeksi baru Covid-19 dekat Renji Hospital, di Shanghai, China, 21 Januari 2021. Foto: dok Reuters.
WUHAN - Satu tahun lalu , tepatnya 23 Januari 2020, karantina wilayah atau lockdown diberlakukan di Wuhan , China, demi memutus penyebaran virus corona. Wuhan dipercaya sebagai kota lahirnya virus mematikan ini.

Saat itu, tidak boleh ada masuk atau keluar dari Kota Wuhan. Kebijakan ini berlangsung hingga Juni 2020. Tentu di awal karantina banyak masyarakat dunia yang terkejut.

BACA JUGA: POCO M3 Entry-Level Killer Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasi Lengkapnya!

Upaya ini sempat berhasil. Wuhan dan beberapa kota di China terbebas dari virus corona dan bisa beraktivitas seperti semula. Namun, belakangan ini virus kembali muncul di sana.



Pada Sabtu (23/1), Komisi Kesehatan Nasional China mengumumkan adanya 107 kasus penularan baru dari virus Covid-19 . Dari total kasus baru, 90 kasus di antaranya merupakan infeksi lokal.

Melansir dari Reuters, Minggu (24/1), Provinsi Heilongjian di timur laut China mencatat adanya 56 kasus baru. Sementara di Provinsi Jilin ditemukan 13 kasus. Sedangkan di Beijing dan Shanghai masing-masing mencatat tiga kasus baru, dan provinsi Hebei yang mengelilingi Beijing mencatat 15 kasus baru.

Meski demikian, karantina wilayah yang dilakukan di China bisa dibilang berhasil. Angka penularannya tak sedahsyat di negara lain. Memang belum sepenuhnya pulih. Protokol kesehatan masih diberlakukan di sana.



BACA JUGA: Membandingkan Kotak iPhone 12 Pro dan Galaxy S21+

Beberapa hari lalu, Pemerintah China menayangkan film dokumenter untuk menandai peringatan lockdown di sana, sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk memberikan kesan bahwa dari awal China telah merespon Covid-19 dengan benar.
(dan)
preload video
KOMENTAR ANDA